Guru itu harus "Cool and Creative"

          Kepribadian merupakan hal yang sangat aneh, menurutku. Sesuatu yang menjadi pembawaan diri kita, kadang tanpa kita sadari, dan seringkali orang lain yang justru malah lebih tau.

          Aku seorang lelaki biasa, yg memilih jalan hidup untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut menjaga ketertiban dunia (nah). Iya, aku seorang guru muda. Walaupun masih belum full sih, cuma jiwa keguruan sudah melekat kuat dalam hati (cieee..)


Sejak kecil aku cuek orangnya, apalagi sama orang yang belum kenal. Aku seorang pendiam, tapi cerewet di tulisan.

           Menjadi seorang guru itu gak segampang seperti apa yang dipikirkan orang awam. Kebanyakan orang pasti mikir; guru itu cuma nulis di papan, ngasih PR, koreksi, kasih nilai, udah. Itu paradigma yang salah. Selain mengajar,seorang guru juga harus mendidik. Memberi pondasi mental dan akhlak untuk siswa, itu yang susahnya naudzubillah.
Guru itu harus Cool and Creative.
Kenapa???

1. Cool




           Di hadapan siswa, sebagai seorang guru harus bisa menjadi teladan. Kalo kamu seorang guru, tapi cengengesan,  senyam-senyum, aku jamin nggak akan ada siswa yang bakal serius kamu ajar. Ada waktu tersendiri di mana aku harus "bercanda" sama siswa, agar terjalin chemistry positif di ruang kelas. Cool untuk seorang guru, erat kaitannya dengan wibawa. Bukannya sok, cuma untuk menjadi teladan "Cool" itu jadi penting.


2. Creative



        Selain dituntut untuk selalu tampil Cool, aku harus selalu mencari cara agar siswa tidak merasa bosan dengan kegiatan belajar yang melulu begitu saja. Seorang guru harus creative, harus bisa menciptakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.

           Selain dalam mengajar aku juga suka menuangkan kreatifitasku di blog. Aku seneng nulis, aku seneng gambar, aku seneng "ngrangkai" itu semua jadi sesuatu yang enak dilihat.
           Sebenarnya aku tuh cuma pengen cerita. Cerita tentang hal-hal yang terkadang susah diungkapkan dengan kata-kata.

"Seperti seorang guru yang bisa jadi teladan, untuk urusan laptop aku rasa SONY VAIO lah teladannya".

Siapa sih yang nggak kenal SONY. Apalagi VAIO nya?
Sebuah brand yang telah terbukti berkualitas dengan berbagai fitur kelebihannya yang jarang dimiliki laptop merk lain.

Kebetulan baru-baru ini SONY VAIO mengeluarkan produk baru. VAIO E seri 14P adalah notebook 14 inci yang cocok untuk setiap orang yang ingin penggunaan komputer sehari-harinya jadi lebih cerdas dan mudah. 

Dilengkapi dengan generasi ketiga Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB), notebook ini akan memuaskan kebutuhan sehari-hari tanpa stress.

Dengan desain yang unik dan bervariasi, semua orang bisa mengekspresikan gayanya dengan VAIO E terbaru seri 14P. Dan aku jatuh hati dengan VAIO E yang ini.


            Warna perak metalik sangat berwibawa, menampilkan kesan cool cocok dengan kepribadianku yang pendiam, dan profesiku sebagai pengajar. Warna garis-garis ungu juga menguatkan karakter kepribadianku yang creative, pas banget.

Menurutku menjadi Guru itu harus "Cool and Creative", tak peduli apa kata orang.

#becauseitsme

Ungkapkan juga personality kamu dengan VAIO E seri 14P, disini

Special thank's to:

Ironi: Bebas Itu Nyata

Skripshit  Skripsi udah kelar, akhirnya bisa mulai nulis lagi, nulis tentang apa aja yang ada di otak ini untuk dibagi.

Kebetulan lagi ada sebuah iklan provider yang aku suka. Sama sekali nggak ada niat promo deh, cuma mau share aja sesuatu yang menurutku sangat rasional. 

Kurang lebih kayak gini bunyinya pesannya:


Versi si Cowok:
1. Katanya bebas berteman dengan siapa aja, asal orangtua suka.

2. Katanya urusan jodoh sepenuhnya ada di tangan, asalkan dari keluarga terpandang. Ga Cuma cantik, tapi juga santun, berpendidikan.
3. Katanya jadi laki-laki itu jangan pernah takut gagal, tapi juga jangan bodoh untuk ambil resiko. Mendingan kerja dulu cari pengalaman.


Versi si Cewek:

1. Katanya urusan jodoh sepenuhnya ada di tanganku, asalkan sesuku, kalau bisa kaya, pendidikan tinggi, dari keluarga baik-baik.
2. Katanya aku bebas berekspresi, tapi selama rok, masih di bawah lutut.
3. Katanya hidup ini singkat, mumpung masih muda nikmati sepuasnya. Asal, jangan lewat dari jam 10 malam.



Katanya zaman sekarang pilihan itu tidak ada batasnya,

selama mengikuti pilihan yang ada.
Think Again!
Ironis sih, tapi pesannya masuk banget. 


How 'bout you?